-->

Singapore Marathon: Ajang Maraton Pertama dan Tertua di Asia Tenggara

Olahraga merupakan kegiatan fisik yang dapat menyehatkan badan. Olahraga diperlukan terutama bagi mereka yang ingin memperbaiki penampilan fisik sehingga terlihat menarik, menawan, dan atletis. Apalagi di zaman posmodern ini, kebutuhan akan olahraga begitu meningkat sebagai antisipasi akan kondisi zaman yang sudah tidak menyehatkan secara jasmanis, juga rohani. Salah satu olahraga yang sedang populer belakangan beberapa tahun terakhir ini adalah lari. Lari adalah olahraga yang mengandalkan kaki untuk bergerak cepat diiringi gerakan tangan. Olahraga ini bisa dilakukan di mana saja, seperti di trek atletik, jalan raya, hutan, gunung, dan bahkan di dalam ruangan dengan menggunakan threadmill. Lari adalah olahraga yang boleh dibilang murah seperti halnya sepak bola, karena hanya membutuhkan sepatu untuk alas kaki atau malah tidak sama sekali. Ia juga olahraga yang mudah dipraktekkan karena hanya mengubah gaya dari berjalan hingga berlari. Dalam sejarah peradaban umat manusia, lari merupakan salah satu olahraga tertua. Ia sering dipraktekkan dalam pertempuran atau adu kecepatan para prajurit. Apalagi pada masa prasejarah lari digunakan untuk memburu binatang buruan.
http://www.fcactivetravel.com/sites/fcactivetravel.com/files/feeds/images/Singapore%20Marathon.jpg
Flight Centre Active Travel


Salah satu jenis olahraga lari yang digandrungi adalah maraton. Ini adalah lari sepanjang 42 km, baik di jalan raya maupun lintas alam. Nama maraton diambil dari sebuah daerah di Yunani, Marathon. Di wilayah yang dipenuhi dengan banyak tumbuhan adas inilah terjadi sebuah pertempuran menentukan dalam sejarah bangsa Yunani, yaitu Pertempuran Marathon. Di pertempuran inilah Yunani, yang diwakili Athena, bertempur habis-habisan melawan Persia di bawah pimpinan Darius I. Dalam pertempuran itu Yunani berhasil memenangkan pertarungan terhadap Persia, sebuah imperium kuno dari Asia. Untuk mengabarkan kemenangan itu diutuslah Pheidippides ke Athena. Ia berlari sepanjang 40 km dari Marathon ke Athena. Selepas berhasil mengabarkan kemenangan itu, karena kecapekan, sang pelari meninggal dunia. Peristiwa pengorbanan Pheidippides itulah yang menginspirasikan diadakannya lomba lari maraton, yang mulai diperlombakan pada Olimpiade Athena 1896.
https://cdn.runsociety.com/wp-content/uploads/2014/06/SCMS2104-960x540.jpg
runsociety


Lari maraton awalnya diperlombakan untuk para atlet. Kemudian dalam perkembangannya dibuka untuk umum alias non-atlet sehingga lomba lari ini menjadi begitu populer dan prestisius. Setiap tahunnya ada 500 lomba maraton yang diselenggarakan di seluruh dunia. Dari 500 itu ada enam lomba maraton paling utama dan prestisius, yaitu Berlin Marathon, London Marathon, New York Marathon, Chicago Marathon, Boston Marathon, dan Tokyo Marathon. Enam lomba ini selalu diikuti oleh ribuan peserta dari seluruh dunia termasuk para atlet-atlet olimpiade dari Kenya.

Untuk lingkup Asia Tenggara, lomba lari maraton paling bergengsi dan prestisius adalah Singapore Marathon. Inilah lomba lari pertama dan tertua di kawasan ini. Sejak penyelenggaraan dari 1982 hingga 2015 tercatat sudah ribuan orang mengikuti ajang lari di jalan-jalan raya Singapura ini. Singapore Marathon merupakan ajang lari yang berpredikat label emas dari IAAF atau organisasi atletik sedunia. Label emas berarti ajang lari ini merupakan yang paling utama dan prestisius untuk diikuti, juga mempunyai kriteria-kriteria yang ditetapkan oleh IAAF. Diadakan pada awal Desember setiap tahunnya, Singapore Marathon dibagi dalam lima kategori, yaitu full marathon, ekiden, half marathon, 10k/10 k kursi roda, dan anak-anak atau kid dash. Untuk 2016 ini, Singapore Marathon masih disponsori oleh Standard Chartered Bank. Sepanjang sejarah penyelenggaraan pemegang rekor untuk lomba adalah Luke Kibei dan Salina Kosget dari Kenya, dengan waktu 2:11:25 pada 2009 dan 2:31:55 pada 2006. Pada ajang ini tercatat nama Ruwiyati asal Indonesia sebagai salah satu atlet wanita tercepat. Ia mencatatkan namanya itu selama tiga kali berturut-turut dari 1997 hingga 2000. Catatan terakhir yang ia pegang adalah 2:53:11.

Akan tetapi selama penyelenggaraan cuaca panas dan lembap selalu menjadi halangan tersendiri bagi para peserta. Wajar jika banyak peserta yang lambat menyelesaikan maraton ini.

0 Response to "Singapore Marathon: Ajang Maraton Pertama dan Tertua di Asia Tenggara"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel