-->

Indomie: Dari Indonesia untuk Dunia



Indomie...seleraku
File:Indomie.png
wikipedia.org



Tentu ungkapan itu tidaklah asing bagi telinga. Ia merupakan ungkapan populer dari sebuah merek mi instan asli Indonesia, Indomie. Ya, hampir semua kalangan di Indonesia pasti akan kenal merek mi instan yang satu ini. Kemasannya yang praktis, harganya yang ekonomis membuat mi instan selalu menjadi primadona di seluruh Indonesia. Indomie merupakan makanan pengganti kala nasi tidak ada meskipun tetap saja Indomie dimakan bersama-sama dengan nasi dengan alasan supaya tidak lapar lagi. Anggapan salah yang berasal dari budaya melayu: belum makan kalo belum makan nasi. Padahal, Indomie sendiri diproyeksikan untuk menjadi makanan pokok pengganti nasi. Karena itu, di dalamnya Indomie mengandung karbohidrat yang setara dengan nasi. Selain sebagai pengganti nasi, Indomie juga merupakan makanan bagi mereka, khususnya para mahasiswa atau pekerja kantoran yang sedang dengan kondisi uang tipis. Saking terkenalnya Indomie di Indonesia terjadilah generalisasi mi instan walaupun berbeda merek dengan sebutan "indomie". Ini karena Indomie merupakan mie instan pertama di Indonesia.
http://hendz-jr.blogspot.com


Awal mula kemunculan Indomie dimulai pada 1970 ketika mie instan ini sudah diproyeksikan sebagai makanan pokok pengganti nasi. Awalnya, produk PT Indofood Sukses Makmur ini diragukan bisa diterima oleh masyarakat Indonesia. Dua tahun kemudian, mie instan itu diluncurkan dengan rasa ayam dan udang. Untuk menarik minat masyarakat Indonesia, Indomie yang berasal dari dua kata yang digabung, Indonesia dan mie, menggunakan slogan bertulisan: Hematkanlah waktu Anda dengan Indomie, Indomie makanan nasional penuh gizi. Seiring berjalannya waktu produk ini akhirnya diterima secara luas oleh masyarakat oleh karena harganya yang ekonomis. Semenjak itu, Indomie menjadi mie instan terpopuler di Indonesia hingga sekarang.
internasional.kompas.com



Selain populer di Indonesia, Indomie juga populer di beberapa negara, antara lain negara-negara ASEAN, Timur Tengah, Asia Timur, Eropa, Amerika Utara dan selatan, dan negara-negara Afrika. Bahkan untuk Afrika, Indomie mempunyai pabrik khusus di Nigeria sebagai penghasil dan distributor Indomie di kawasan Afrika. Suatu hal yang menyebabkan Indomie amat populer di benua hitam. Kualitas rasa dan ekonomisnya harga membuat Indomie bisa diterima masyarakat negara-negara Afrika. Bahkan, untuk menggambarkan kepopuleran itu, seorang rapper asal Nigeria, J20 sempat membuat jingle resmi Indomie untuk kawasan Afrika. Dan di AS, Rogert Ebert, seorang kritikus film terkenal sempat memasukkan Indomie sebagai salah satu 12 hadiah Natal dan berada di posisi pertama.


indomie.com
Indomie merupakan mie instan dengan varian rasa. Namun, Mie Goreng yang paling diminati. Selain itu, Indomie juga berinovasi dengan berbagai macam rasa yang identik dengan kelokalan Indonesia, yaitu produk Indomie yang mengandung rasa makanan-makanan tradisional Indonesia seperti Rendang, Soto Betawi, dan Cakalang. Produk-produk itu hanya ditemukan di region asal makanan tradisional tersebut. Belakangan, Indomie juga meluncurkan produk dengan rasa makanan-makanan khas Asia seperti Tom Yum (Thailand), Laksa Singapura, dan Bulgogi (Korea). Tentunya ini untuk mendekatkan Indomie ke penggemarnya di Asia dan meningkatkan penjualan di benua kuning. Karena itu, slogan Indomie untuk varian rasa ini ialah :Taste of Asia. Dan untuk bisa dikonsumsi kaum vegan, Indomie juga meluncurkan varian vegetarian.

indomie.com

www.21food.com
Indomie, mie instan asli Indonesia yang sempat terganjal kasus di Taiwan pada 2010 ini, pernah mendapat penghargaan dari Guiness Book of Records untuk kategori Paket Mi Instan Terbesar di Dunia. Selain Indomie, turunannya, Pop Mie juga sama populernya dan dikenal dengan nama Indomie Cup di Timur Tengah dan Handy Indomie di Kepulauan Virgin.


Itulah Indomie, mi instan asli Indonesia yang nampaknya sudah mendunia. Meskipun sudah banyak kompetitor di dalam dan di luar negeri, nampaknya Indomie tetap akan menjadi yang terdepan.

Dari berbagai sumber

1 Response to "Indomie: Dari Indonesia untuk Dunia"

  1. Hahaha, kocak juga. Indomie emang populer di Eropa, khususnya Belanda en Belgia. Kalo ke toko Thailand or toko Cina, pasti itu merk ada! Emang rasanya juga enak sih. Jadi inget, minggu depan mampir ke toko Thailand deh,buat beli Indomie goreng, udah lama gak beli :P

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel