-->

Bahasa-Bahasa di Asia Tenggara

Asia Tenggara, yang terdiri atas dua wilayah geografis, daratan dan lautan, merupakan wilayah yang kaya akan bahasa. Oleh para ahli, bahasa-bahasa di Asia Tenggara dikelompokkan menjadi 5 kelompok, yaitu, Austronesia, Austroasiatik, Hmong-Mien, Tai-Kadai, dan Sino-Tibetan. Kelima kelompok bahasa itu tersebar di seluruh wilayah-wilayah di Asia Tenggara. Selain lima kelompok bahasa itu, terdapat kelompok bahasa lain seperti Indo-Eropa, antara lain bahasa-bahasa dari Eropa dan Asia Selatan, Semitik seperti bahasa-bahasa dari Asia Barat, dan Cina, yang termasuk dalam Sino-Tibetan. Ketiga kelompok bahasa yang disebut terakhir muncul karena perdagangan, kolonialisme, dan globalisasi.
worldgeodatasets.com

Bila melihat daerah persebaran dan penggunaannya, dari lima kelompok itu, kelompok bahasa Austronesia merupakan kelompok bahasa terbesar di Asia Tenggara. Kelompok bahasa, yang daerah tuturannya, berawal dari Pulau Taiwan lalu ke Kepulauan Filipina, Kepulauan Indonesia, Pulau-pulau di Pasifik, hingga Madagaskar di Afrika, ini dituturkan oleh puluhan juta orang. Kebanyakan berkisar di Kepulauan Indonesia dan Filipina. Di dua kepulauan itu, bahasa-bahasa Austronesia, ada yang berstatus bahasa nasional, ada juga yang berstatus bahasa daerah. Bahasa Indonesia/Melayu merupakan bahasa terbesar dengan jumlah penutur terbanyak, 250 juta. Bahasa ini dituturkan di negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei, Timor-Leste,dan Thailand Selatan. Bahasa ini menjadi bahasa-bahasa resmi dan nasional di Indonesia (bahasa Indonesia), Malaysia, Brunei, Singapura. Sedangkan di Timor Leste menjadi bahasa kerja dan di Thailand Selatan menjadi bahasa resmi etnis minoritas Melayu. Bahasa Indonesia/Melayu merupakan salah satu bahasa dunia yang paling sering dituturkan.

Selain bahasa Indonesia/Melayu, bahasa Austronesia terbesar kedua ialah Tagalog atau Filipino, yang dituturkan di Kepulauan Filipina. Bahasa ini menjadi bahasa resmi dan nasional di negara itu. Jumlah penuturnya mencapai 90 juta orang. Kemudian bahasa-bahasa daerah yang berada di kedua kepulauan besar di Asia Tenggara itu, antara lain, Jawa, Sunda, Bali, Minangkabau, Batak, Cebuano, Bikol, Hiligaynon, dan Ilokano. Dari bahasa-bahasa daerah itu, Jawa dan Cebuano merupakan bahasa dengan jumlah penutur terbesar (76 juta dan 19 juta).

Kelompok bahasa terbesar kedua di Asia Tenggara ialah Austroasiatik. Kelompok bahasa ini berasal dari Asia Selatan lalu menyebar ke Asia Tenggara. Kelompok bahasa ini merupakan kelompok bahasa tertua di Asia. Ethnologue, situs mengenai bahasa, mengatakan bahwa terdapat 168 bahasa Austroasiatik, tetapi kebanyakan menjadi bahasa minoritas. Hanya dua yang bisa menjadi bahasa nasional, yaitu Khmer, yang dituturkan di Kamboja dan bahasa Vietnam, yang dituturkan di Vietnam. Selain kedua bahasa itu terdapat bahasa Mon, yang dituturkan orang Mon di Myanmar. Ketiga bahasa itu, oleh para ahli, dianggap mempunyai sejarah pencatatan yang lama terbentuk.

Bahasa lainnya di kawasan ini ialah Tai-Kadai. Bahasa ini berasal dari selatan Cina. Penutur-penutur bahasa, yang juga disebut Daic ini, bermigrasi ke selatan, tepatnya ke wilayah bernama Thailand dan Laos. Di kedua negara itu, bahasa Thailand dan Laos, yang merupakan rumpun Tai-Kadai, menjadi bahasa nasional. Ethnologue memperkirakan 95 bahasa di kelompok ini, 62 di antaranya merupakan cabang Tai. Jumlah penuturnya mendekati 100 juta. Kelompok bahasa ini, dahulunya, merupakan bagian dari Sino-Tibetan tetapi dianggap independen ketika keluar dari Cina Daratan.

Sino-Tibetan merupakan kelompok bahasa lain di Asia Tenggara. Kelompok bahasa ini berasal dari Asia Timur (Cina, Tibet), Asia Selatan, dan Asia Tenggara. Di Asia Tenggara, bahasa kelompok ini ialah bahasa Burma, yang dituturkan di Myanmar, dan menjadi bahasa resmi dan nasional negara itu. Jumlah penuturnya, 33 juta orang. Bahasa terbesar dari kelompok ini ialah Cina (1.2 milyar). Ada lebih 400 bahasa yang masuk kelompok ini. Bahasa terakhir ialah Hmong-Mien, yaitu bahasa yang dituturkan orang-orang Hmong, yang tinggal di Thailand, Laos, Vietnam, dan Myanmar. Bahasa ini berasal dari Cina Selatan, tepatnya di wilayah pegunungan mulai dari Guizhou hingga Hubei.

Itulah gambaran-gambaran singkat mengenai bahasa-bahasa di Asia Tenggara. Beberapa memang menjadi bahasa resmi dan nasional di negara masing-masing. Sayangnya, tak satupun yang menjadi bahasa resmi dan kerja di ASEAN. Belakangan, untuk mempererat persaudaraan di ASEAN serta melihat jumlah penutur dan wilayahnya, diusulkanlah bahasa Indonesia/Melayu menjadi bahasa ASEAN di samping bahasa Inggris, yang notabene bahasa pendatang. Namun, tampaknya itu masih rencana.

1 Response to "Bahasa-Bahasa di Asia Tenggara"

  1. Situs PKV Games judi Poker 99 Pulsa Online Terbesar di Indonesia
    Pkvsejati menyediakan Daftar Situs PKV Games judi Permainan poker 99 Capsa Susun memakai Pulsa Online Terbesar di Indonesia sudah sejak lama. PKV sejati selalu memberikan info paling lengkap mengenai Situs Judi PKV Games Poker 99 Pulsa Online sampai saat ini

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel