HANACARAKA TAK SEBATAS JAWA
Jika membicarakan Hanacaraka, pikiran kita akan
langsung mengatakan bahwa hal tersebut identik dengan Jawa. Sebab, tidak bisa
dipungkiri bahwa Hanacaraka adalah abjad untuk menuliskan bahasa Jawa.
![]() |
hidupsimpel |
Namun, Hanacaraka tak semata di bahasa Jawa. Di
dalam bahasa Sunda, bahasa Bali, bahasa Sasak, Cirebon, dan Madura, Hanacaraka
juga digunakan meskipun dalam bentuk yang sudah berbeda-beda.
Hanacaraka adalah sistem penulisan abugida yang
merupakan turunan dari aksara Brahmi. Karena turunan dari Brahmi itulah aksara
ini mempunyai kemiripan dengan beberapa aksara di Asia Selatan dan Asia
Tenggara. Keberadaan aksara Brahmi di Asia Tenggara, terutama Nusantara,
berhubungan dengan datangnya agama Hindu sebagai agama luar yang mulai datang
untuk menggantikan dan berasimiliasi dengan kepercayaan lokal.
![]() |
wikimedia |
Aksara ini awal mula dikembangkan oleh orang-orang
di Pulau Jawa untuk menuliskan bahasa dalam rumpun-rumpun Austronesia. Bentuk
awal Hanacaraka adalah Kawi yang digunakan sebagai medium untuk menuliskan
hal-hal yang berbau sakral dan keagamaan bersama-sama dengan bahasa Sansekerta.
wikimedia |
Hanacaraka berjumlah 20 huruf, dengan masing-masing
huruf adalah silabis alias mengandung satu suku kata. Contoh huruf h dalam
Hanacaraka akan terdiri dua huruf yaitu, konsonan (h) dan vocal (a), yang
ketika ditransliterasi menjadi h saja.
Hanacaraka adalah aksara yang dikisahkan muncul dari
terbunuhnya Dora dan Sembada, dua pengawal Aji Saka akibat kesalahpahaman dalam
melaksanakan tugas. Abjad Hanacaraka sendiri menggambarkan peristiwa itu
sehingga boleh dibilang mempunyai kekuatan yang magis jika ditelusuri.
carakanmadura |
Mengenai Hanacaraka yang tak hanya identik dengan
bahasa Jawa, tentu itu semua berkaitan dengan penyebaran huruf ini dari Jawa ke
sekitarnya hingga mencapai Pulau Lombok. Penyebutannya pun mengikuti bentuk
bahasa lokal yang bersangkutan.
![]() |
Sasak Lombok |
Semisal di Jawa disebut honocoroko, di Sunda hanacaraka,
serta di Bali dan Lombok hanacarake. Tak hanya itu, di beberapa tempat
yang kental keislamannya seperti Sunda dan Sasak dalam beberapa huruf
ditambahkan tanda berupa titik untuk mengakomodasi kosakata-kosakata serapan
dari bahasa Arab.
indramayuberbagi |
Dewasa ini setelah rezim Orde Baru berakhir
penggunaan Hanacaraka atau Carakan bersama-sama dengan aksara non-Hanacaraka di
Indonesia semakin digalakkan dan ditingkatkan terutama untuk menyelamatkan
kebudayaan tempatan dan mengembangkan kearifan lokal. Dan hal itu terlihat dari
penulisan nama jalan yang ditulis dengan Hanacaraka juga Latin.
0 Response to "HANACARAKA TAK SEBATAS JAWA"
Post a Comment